cara merawat burung poksay mandarin

Poksay Mandarin: Suara , Makanan, Habitat, Ciri, dan Cara Merawatnya

Posted on

Burung poksay genting atau biasa di sebut juga dengan poksay mandarin memiliki suara kicauan yang sangat keras,merdu dan bervariasi kemampuan berkicaunnya.

Akan tetapi untuk membuat burung poksay dapat mengeluarkan suara kicauan terbaiknya, membutuhkan perawatan yang tepat.

Dalam hal perawatan burung memang membutuhkan perawatan khusus yang di sesuaikan dengan karakter dan asal usul burung itu sendiri, sendiri ketika merawatnya burung tersebut menyukai dari perawatan yang dilakukan oleh pemiliknya, dan membuat burung bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Pada Kesempatan kali ini, Kicaumania.net akan membahas seputar habitat, perilaku, makanan, Ciri-ciri, Suara, Perbedaan jenis kelamin jantan dan betina dan juga perawatannya.

Makanan, Perilaku dan Habitat

Makanan, perilaku merupakan hal yang penting untuk di ketahui oleh pemilik poksay mandarin, karena dari hal tersebut tentunya akan membuat akan membuat burung poksay dapat berkicau seperti yang di inginkan oleh pemiliknya.

Lihat Juga : Jenis Burung Poksay

Habitat burung poksay biasa ditemukan hidup di lereng pegunungan yang lembab, hutan sekunder, hutan yang sudah terjamah oleh manusia, hidup diladang sekitar pertanian dan juga di semak-semak.

Makanan yang biasa di konsumsi oleh burung poksay genting antara lain, siput kecil, ulat, ngengat, biji-bijan dan buah-buahan.

Ketika burung poksay mandarin mencari makanan ketika di alam liar, sering dilakukan secara berkelompok sekitar 4 sampai 5 ekor burung atau dengan cara berpasangan.

Ciri-ciri Burung Poksay Genting/Mandarin

Poksay mandarin atau poksay genting memiliki ciri-ciri fisik, antara lain :

  • Kategori burung yang memiliki tubuh yang sedang, sekitar 22 sampai 24 cm panjang tubuh
  • Warna bulu bagian tubuh bawah ( perut dan dada ) bewarna abu-abu
  • Bagian mahkotanya memiliki warna kecoklatan
  • Memiliki lingkar mata bewarna putih
  • Terdapat bercak putih tebal di bagian sayapnya
  • Memiliki warna kuning di paruhnya
  • Vent dan sekitar kloaka/dubur memiliki warna kecoklatan

Baca Juga : Cara Menjinakan Poksay

Perbedaan Poksay Mandari Jantan dan Betina

Ciri Poksay Jantan :

  • Garis punggung jantan tidak rata dengan lehernya
  • suara bervareatif dan nyaring
  • Terdapat bulu halus yang bewarna kuning yang kemerahan pada bagian ekor bawahnya
  • Kepalanya besar
  • Lebih Jinak ketika di pegang
  • Fostur tubuh lebih besar

 

Ciri Poksay Mandarin Betina :

  • Garis punggung dengan lehernya lurus
  • suaranya kurang nyaring dan tidak bervareatif
  • Tidak terdapat bulu halus yang bewarna kuning pada bagian ekor bawahnya
  • ketika di pegang, betina poksay jambul akan kabur-kabur dan lompat ( susah untuk di jinakan )
  • ukuran tubuh lebih kecil dari jantan

Cara Merawat Burung Poksay Mandarin/Genting

Ketika di alam liar, burung poksay terbiasa hidup di tempat yang lembab dan sejuk, sehingga burung tersebut kesehariannya tidak jauh dari permukaan tanah.

 Dan tentunya dengan kebiasaan yang sering dilakukan oleh burung tersebut ketika di alam liar, maka dalam merawatnya di sangkar, pastikan burung tersebut di simpan di tempat yang disukainya, agar menjadi nyaman.

Selain itu, burung poksay juga merupakan jenis burung yang memiliki karakter yang kuat, dan menyukai mandi ketika sedang hujan.

Jadi, jika kebetulan pada pagi hari, cuaca di lingkungan anda sedang hujan, maka mandikan saja dan setelah itu, berikan pakan ulat hongkong sebanyak 3 sampai 5 ekor untuk membantu menghangatkan suhu tubuh burung.

Lihat Juga : Harga Burung Poksay Mandarin

Untuk perawatan harian burung poksay mandarin/genting, antara lain :

  • Pada saat pagi-pagi hari sekali burung di gantang di luar rumah di embunkan
  • Berikan ulat bambu sebanyak 2 ekor
  • Mandikan ketika matahari mulai muncul di pagi hari sekitar jam 07.00, bisa menggunakan keramba atau di semprot
  • Sambil di mandikan, bersihkan kandang, mengganti pakan yang udah kotor dan memberikan Vitamin yang dicampur dengan air minumnya
  • Setelah dimandikan dan di angin-anginkan, berikan pakan jangkrik 2 ekor dan ulat hongkong 3 ekor
  • Jemur burung salama 1 sampai 1,5 jam dan setelah itu gantang burung di tempat yang teduh, seperti di teras rumah atau di pohon rindang

Ketika sore hari, burung dimandikan, di angin-anginkan dan berikan pakan jangkrik 2 ekor dan ulat hongkong 2 ekor dan biarkan istirahat, lalu pada malam hari sangkar burung di krodong agar beristirahat dengan cukup pada malam hari.

Ketika burung sering di rawat dengan rutin setiap hari, dengan memperhatikan makanan, memandikan, menjemur dan hal lainnya, maka burung poksay genting juga akan menjadi rajin berkicau dan juga aktif.

Suara Poksay Mandarin

Suara Poksay Mandarin Variasi 1 | Download

Suara Poksay Mandarin Variasi 2 | Download

Suara Poksay Mandarin Variasi 3 | Download

Suara Poksay Mandarin Variasi 4 | Download

Suara Poksay Mandarin Variasi 5 | Download

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *