cara memelihara burung murai batu

Perawatan Harian Burung Murai Batu Agar Rajin Bunyi atau Gacor

Posted on

Burung murai batu memiliki banyak materi suara yang indah dan tak heran, banyak orang yang memeliharanya karena sangat tertarik dengan suara dari jenis burung murai batu. Beda halnya dengan  burung lovebird yang banyak orang pilih karena suara dan juga memiliki warna yang cantik dan bentuk yang lucu. Namun meskipun begitu ada beberapa orang yang lebih menyukai burung murai batu dari fiisiknya dibandingkan suaranya.

Namun , bangaimanapun burung kicau ketika memiliki suara yang biasa saja dan cenderung jarang mengeluarkan suara, apalagi tidak memiliki suara yang gacor, maka tidak lengkap rasanya. Akan tetapi bisa jadi burung yang jarang mengeluarkan suara itu disebabkan murai batu sedang sakit atau karena hal yang lainnya.

Perawatan Harian Murai Batu

Cara merawat murai batu untuk lomba dan cara merawat murai batu rumahan untuk perawatan harinnya perlu di sesuaikan,karena perawatannya berbeda .

Namun tetap peranan dalam perawatan harian dapat menentukan hasil ketika lomba, untuk itu berikut di bawah ini kicaumania.net sampaikan untuk rekan rekan kicau mania.

Setiap kicau mania tentunya merasa senang ketika hewan peliharaannya tersebut rajin berbunyi dan juga aktif bergerak dan sehat. Namun tidak semua murai batu yang dipelihara bisa rajin mengeluarkan suara dan juga aktif, dan mungkin itu disebabkan oleh perawatan yang tidak tepat.

  1. Menjaga Kesehatan Murai Batu

Untuk mendapatkan murai batu yang rajin berbunyi tentunya didasari oleh fisik dan stamina yang baik dari burung tersebut, karena bagaimana mungkin burung tersebut bisa aktif bersuara kalau lagi sakit. Jadi hal yang perlu untuk dilakukan adalah dengan memastikan terlebih dahulu kesehatannya, karena ini merupakan langkah awal yang bisa di pilih.

Baca Juga : Cara Memilih Voer Murai Batu

  1. Jaga kebersihan kandang

Kandang yang bersih dapat menjaga kesehatan burung, karena ketika kandang murai batu penuh dengan kotoran dan sia makanan yang jatuh yang membusuk dan bercampur dengan kotoran, maka dapat mengundang penyakiit yang membuat murai batu sakit, salah satunya banyaknya bakteri pada kandang.

Lakukan perawatan secara ruitn pada kandang dengan cara mencucinya atau membersihkannya. Dan jangan bisarkan sampai menumpuk dan berbau baru di bersihkan, karena dapat mengundang penyakit pada burung.

Lihat Juga : Perawatan dan Persiapan Murai Batu Lomba

  1. Pengembunan

Pengembunan di sini di artikan untuk membantu murai batu membiasakan diri terlebih dahulu sebelum dimandikan, dengan meletakannya di tempat yang akan dijadikan mandi tersebut, atau meletakannya didepan rumah  sehingga suhu tubuh murai batu tidak berubah terlalu cepat yang dapat membuatnya menjadi stress.

Lihat Juga : Tips Memandikan dan Menjemur Murai Batu

  1. Memandikan murai batu

Memandikan burung murai batu dapat membuatnya menjadi lebih bersih dan menghindari dari bakteri atau kotoran yang berada pada bulunya. Dengan memandikannya, terlebih dengan menggunakan campuran bahan anti bakteri, maka dapatmencegah bakeri tersebut masuk ke tubuh burung karena sudah di bersihkan.

 

Selain itu, banyak kicau mania percaya, ketika rajin memandikan murai batu, maka dapat meningkatkan stamina burung tersebut.

Untuk memandikannnya , maka sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum di jemur pada jam 7 pagi

  1. Penjemuran

Penjemuran pada murai batu bisa dilakukan selama 1 sampai 2 jam, pada saat pagi hari setelah dimandikan dan setelah itu maka mendiamkannya di tempat teduh. Dan pada saat penjemuran tersebut sebaiknya hindari untuk melihat murai batu lainnya.

Baca Juga : Cara Mengatasi Murai Batu Ngeban

  1. pemasteran

pemasteran burung murai batu dimaksudkan untuk melatih dan juga meningkatkan suara dari murai batu ini.

Waktu yang cocok dilakukan dalam melakukan pemasteran murai batu pada jam 10 siang setelah burung dimandikan dan di angin-anginkan hingga jam 4 sore. Karena pada jam tersebut burung lebih mudah menangkap suara master dari burung lainnya, sehingga bisa di tirunya.

  1. Membuat kandang seperti dialam liar

Bagaimanapun burung murai batu merupakan burung liar yang memiliki tempat favorit. Mungkin sebagian dari kita sudah tau, kandang seperti apa yang cocok diberikan pada murai batu agar terlihat seperti di habitatnya. Salah satunya Dengan memberikan ranting di kandangnya dan lain sebagainya.

  1. Perberian pakan

Jika melakukan perawatan dari luar sudah dilakukan seperti pada semestinya, maka hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah dengan cara memberikan pakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi untuk burung tersebut. Adapun pemberian pakan tersebut yang disukai murai batu adalah, kroto, jangkrik dan makanan yang lainnya.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Murai Batu Trotol Umur 1 – 4 Bulan

Sedangkan untuk takaran pakan harian burung murai bisa memberikan 8 – 10 ekor perharinya, dan untuk pakan kroto dan cacing diberikan seminggu sekali.

4 ekor jangkrik diberikan pada pagi hari, dan sore hari diberikan 2 ekor jangkrik.

Selalu pastikan voer burung dalam kondisi bagus dan layak konsumsi, atau untuk memastikannya ganti pakan dan air minum setiap harinya.

Nah. Demikianlah tentang cara merawat burung murai batu yang bisa anda coba lakukakn di rumah dengan tips sederhana dan ampuh ini agar burung menjadi lebih sehat,lebih aktif dan juga lebih rajin mengeluarkan suara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *