Tips Perawatan Burung Kenari Moulting ( Ngurak dan Nyulam/Mabung )

Kicaumania.net – Ketika memelihara burung kicauan, termasuk burung kenari tentunya butuh perawatan yang berbeda-beda dari berbagai macam kondisi burung itu sendiri, seperti dalam perawatan harian, persiapan lomba, terapi dan termasuk perawatan kenari ketika moulting.

Karena jika merawat burung kenari yang moulting di rawat sama ketika perawatan harian, maka proses moultingnya tidak normal yang ditandai dengan burung mabung dalam waktu lama, pertumbuhan bulu barunya jelek, mudah patah, kusut, keriting dan lain sebagainya.

Ciri-ciri Burung Kenari Moulting

Ketika kenari memasuki dalam kondisi Moulting, maka ada dua proses yang akan terjadi, seperti ngurak ( bulu lama kenari rontok ) dan nyulam/mabung ( tumbuh bulu baru ).

Moulting itu sendiri merupakan proses ilmiah yang akan terjadi pada burung itu sendiri, yang di tandai dengan ciri-cirinya, diantaranya :

  • Burung kenari malas berkicau ( ini kondisi normal dan seharusnya )
  • Mulai ada bulu yang rontok, yang diawali dengan rontoknya bulu halus
  • Bulu dibagian sayap dan ekornya terlihat nyerit dan kusut
  • Sudah terdapat bulu muda mulai tumbuh
  • Burung butuh perhatian khusus dalam pakan dengan porsi yang tepat dengan kondisinya ( kondisi ngurak dan mabung

Cara Merawat Burung Kenari Ngurak

Burung kenari yang sedang rontok bulu atau ngurak, agar bulu lamanya cepat ambrol, maka burung tidak dimandikan dan di jemur dan juga untuk pakan ekstrafooding di kurangi, untuk menghindari burung menjadi birahi dan rajin berkicau.

Karena, jika burung masih rajin bunyi dan birahi, maka proses moultingnya menjadi terganggu.

Perawatan Burung Kenari Mabung

Proses mabung atau nyulam merupakan proses pertumbuhan baru sedang berlangsung, karena untuk pertumbuhan bulu burung butuh asupan gizi yang lengkap, maka untuk proses ini, pakan di tingkatkan, dengan menambah pakan ekstrafooding lebih banyak dari sebelumnya dan di dukung dengan asupan pakan lainnya, sehingga pertumbuhan bulunya menjadi mengkilap, kuat, dan tumbuh seperti yang seharusnya.

Hal yang Harus dihindari Ketika Burung Kenari Moulting

Ketika proses ngurak dan kenari mabung untuk pakannya memang harus di bedakan, karena kebutuhannya berbeda pula.

Untuk kebutuhan lainnya ketika burung sedang merontokan bulu lama dan menumbuhkan bulu baru, maka butuh disesuaikan pula, seperti penjelasan di bawah ini.

  1. Kenari jangan dimandikan

Kenari yang sedang proses moulting, maka sebaiknya jangan di mandikan terlebih dahulu, entah itu ketika ngurak bulu atau sedang nyulam/mabung.

Karena, jika burung tetap di mandikan, maka proses perontokan bulu lamanya menjadi terhambat dan burung akan mabung dengan lama.

  1. Jangan Menjemur Kenari

Ketika kenari ngurak bulu dan juga nyulam/mabung bulunya di jemur, maka bulunya tersebut akan menjadi rusak, seperti bulunya keriting, mudah patah, kusut, tidak kuat, dan lain sebagainya.

  1. Kenari jangan berkicau

Ketika kenari mabung masih tetap rajin berkicau, artinya burung tersebut ada yang salah, karena kenari yang mabung seharunya tidak rajin berkicau, dan burung hanya perlu beristirahat dan fokus ke proses moultingnya tersebut.

  1. Full Krodong Kenari Mabung

Full krodong pada kenari yang sedang mabung memiliki manfaat untuk menjaga suhu sangkarnya dan membuat suhu tubuh burung tetap lembab, untuk melindungi suhu dingin dan suhu panas.

Namun, meskipun begitu, sesekali krodong burung di buka untuk mendapatkan udara segar, misalkan membuka krodong beberapa menit ketika pagi hari.

Cara Merawat Kenari Moulting

Agar proses ngurak dan mabung burung kenari lancar, maka ada beberapa perawatan lain yang harus diterapkan, seperti penjelasan di bawah ini.

  • Burung di isolasi dan jauhkan dari burung lainnya dan juga jauhkan dari hewan predator
  • Sangkar burung di kerodong terus untuk menjaga suhu di sekitar sangkar. Namun sesekali buka krodong beberapa menit untuk mendapatkan udara segar
  • Sangkar burung harus bersih dari kotoran, dan sisa pakan yang membusuk , karena ketika kenari sedang mabung rentang terkena kumat, bakteri, dari sangkar yang kotor
  • Sebisa mungkin, burung kenari tidak mendengar suara Kicauan kenari lainnya, terutama suara burung gacor
  • Jangan memandikan kenari sedang ngurak dan mabung, mandikan ketika bulunya sudah lebat kembali, dan itupun dimandikan alakadarnya saja, agar bulunya basah dan membuang ketombenya
  • Jangan di jemur hingga bulunya sudah mulai lebat, dan itupun dilakukan beberapa menit saja, ketika matahari mulai muncul, sekita jam 07.00, karena mataharinya tidak terlalu panas
  • Kurangi pakan ekstrafooding ketika burung kenari ngurak ( perontokan bulu tua )
  • Berikan pakan ekstrafooding dan pakan lainnya dengan lengkap untuk mendukung pertumbuhan bulu barunya, seperti pakan buah pir, apel, sayur sawi hijau, ketimun, gambas, selada, telur puyuh ( 3 kali dalam seminggu ) dan 1 sendok makan kroto setiap seminggu sekali
  • Lalukan pemasteran ketika burung sedang mabung, untuk meningkatkan kemampuan berkicau burung, karena di waktu mabung, burung bisa fokus pada suara, sehingga suara masteran kenari bisa masuk

Penyebab Kenari Mabung

Kenari mabung, sepeti yang telah kami sampaikan di atas, merupakan proses ilmiah, namun ada beberapa hal lainnya yang membuat burung menjadi mabung, seperti :

  • Perubahan cuaca yang Exstream dapat membuat burung menjadi mabung diluar normal burung kenari mabung
  • Faktor lingkungan, misalkan di pengaruhi oleh kenari lain mabung, dan burung kenari seharunya belum mabung, ikut mabung juga
  • Faktor hormonal, atau faktor birahi kenari yang terlalu tinggi yang membuatnya mabung di luar masa seharunya

Leave a Comment