cara menjodohkan burung merpati

Cara Menjodohkan Burung Merpati Agar Giring dan Agar Bertelur

Posted on

Memiliki pasangan yang cocok untuk burung merpati memiliki banyak manfaat untuk merpati itu sendiri, seperti untuk di buat giring dan juga untuk kebutuhan beternak.

Ya, setiap pemilik burung merpati tentunya memiliki minat masing-masing dalam menjodohkan burung peliharaannya.

Namun, untuk membuat burung merpati berjodoh, tentunya ada persiapan, proses dan tahapan yang dilakukan, agar proses penjodohan cepat.

Persiapan Menjodohkan Merpati

Sebelum menjodohkan merpati, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan, agar nantinya ketika sedang berlangsung penjodohan tersebut, bisa berjalan sesuai dengan keinginan.

  1. Memilih Jantan Merpati

Carilah jantan merpati yang sudah dewasa dan siap kawin, karena burung akan mudah di jodohkan dengan melihat ciri-ciri merpati jantan sudah siap di kawinkan bisa melihat seringnya jantan merpati berkukur yang terlihat seperti mencari pasangan dan umurnya sekitar 4 bulan keatas.

Baca Juga : Cara Memilih Merpati Balap

  1. Memilih betina Merpati

Memilih betina merpati juga sebaiknya pilih yang sudah siap di kawini dengan ciri-ciri, dimana ketika di rayu sama jantan dengan cara di bekuri, merpati betina akan menggut-manggut dan jongkok.

Umur betina merpati yang bisa dipilih untuk di jodohkan sekitar 5 bulan keatas.

  1. Pisahkan dengan Jodohan Sebelumnya

Jika burung merpati jantan dan betina sebelumnya sudah memiliki jodoh dan ingin di jodohkan dengan merpati lainnya, maka sebelumnya di asingkan, dan biarkan sendirian terlebih dahulu, agar betina merpati menjadi lenjeh kembali dan merpati jantan kembali brancah kembali.

Biasanya butuh waktu 3 – 10 hari burung akan menjadi lenjeh dan brancah kembali dan pastikan burung tidak saling melihat.

Baca Juga : Perbedaan Merpati Jantan dan Betina

  1. Kandang Merpati

Siapkan kandang sesuai dengan kandang yang anda miliki, langkah lebih baik di lengkapi dengan gupon agar burung bisa kawin di gupon yang telah di sediakan.

Siapkan kandang merpati untuk persiapan penjodohan burung, bisa menggunakan kandang kerangkeng, kandang macan atau kandang lainnya sesuai dengan kandang yang dimiliki.

Akan tetapi hindari membuat kandang dari besek atau karton, karena nantinya sulit dalam melakukan perawatannya.

Anda bisa membuat kandang merpati yang terbuat dari kayu bekas atau kayu bekas wadah telur dan lain sebagainya yang di design untuk kandang merpati.

Proses Menjodohan Merpati

  1. Betina dan jantan Merpati di Asingkan

Sebelum di jodohkan, burung merpati di asingkan dari tempat sepi, dan juga keduanya tidak saling lihat, agar burung siap untuk di buat giring keras.

Lihat Juga : Kisaran Harga Merpati

  1. Satukan Merpati Jantan dan Betina

Ketika semua persiapan sudah di lakukan, seperti burung merpati betina lenjeh, merpati jantan brancah, dan kandang sudah tersedia, maka untuk selanjutnya adalah dengan memasukan jantan dan betina merpati dalam satu kandang yang telah di persiapkan.

Anda bisa memasukan merpati mana saja terlebih dahulu untuk menempati kandangnya, bisa jantan duluan atau betina duluaun, namun kalo admin sendiri lebih memilih jantan merpati terlebih dahulu.

  • Merpati Jantan Bekukur

Jika terlihat merpati jantan bekukur dan mengejar-ngejar betina, ada kemungkinan merpati jantan tertarik dengan betina

  • Merpati Betina Lenjeh

Ketika betina merpati ketika jantan bekukur dan mengejar betina, merpati betina jongkok dan menggut-manggut artinya betina tertarik dengan jantan

Ketika kedua merpati saling tertarik, biasanya hal yang terjadi selanjutnya merpati akan terlihat bercumbu, berciuman, dan burung akan berjodoh.

Namun, jika salah satu merpati masih terlihat agresif dan cenderung menyerang, maka pisahkan terlebih dahulu sendiri hingga beberapa hari dan lakukan penjodohan ulang seperti pada pembahasan di atas.

Cara Merawat Burung Merpati Setelah di Jodohkan

Jika burung sudah berjodoh, maka unttuk selanjutnya kita rawat agar burung semakin giring keras atau cepat bertelur jika ingin di ternakan.

Mandikan pada pagi hari dan jemur sekitar ajm 07.00 – 09.00 sambil memberikan makanan dan air minum, lalu burung di masukan kembali di kandangnya.

Pada jam 11.00 – 03.00, burung di simpan di kandang yang besar, lalu di berikan pakan dan air minum kembali hingga kenyang, lalu masukan kembali ke kandangnya.

Lalukan cara di atas secara rutin, kurang lebih sekitar 3 – 5 hari, tergantung karakter burung hingga burung merpati terlihat keket/ngeket/giring.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *