murai batu lampung

Murai Batu Lampung: Ciri-ciri, Kelebihan, Jenis dan Suaranya

Posted on

Murai batu lampung merupakan salah jenis murai batu yang cukup menarik perhatian pecinta murai batu karena kelebihan yang di miliki oleh murai batu tersebut.

Murai batu lampung memiliki ciri fisik yang besar, bahkah secara umum lebih besar dari murai batu medan dan murai batu aceh, akan tetapi untuk ukuran ekor murai batu lampung lebih pendek dengan ekor murai batu aceh dan murai batu medan.

Jika ekor murai batu aceh dan ekor murai batu medan panjang dan melengkung, sedangkan ekor murai lampung pendek dan lurus, mulai dari pangkal ekor hingga ujung ekornya dan juga tidak mekar.

Namun, dari ukuran ekornya murai batu lampung memiliki manfaat tersendiri, dimana ketika bertarung dengan murai batu lainnya, murai batu lampung akan lebih atraktif ketika bertarung dan tidak mudah lelah karena tidak terbebani oleh ekornya.

Lihat Juga : Kelebihan Murai Batu Balak 2, 4, 6 dan 8

Akan tetapi untuk beberapa pecinta murai batu, ekor murai batu lampung merupakan kekurangannya, karena ketika dilihat penampilannya kurang menarik, berbeda dengan murai batu yang memiliki ekor yang panjang dan melengkung.

Daftar Isi

Ciri-ciri Murai Batu Lampung

 Murai batu yang berasal dari Sumatera memiliki beberapa jenis sesuai dengan daerah asalnya, seperti murai batu lampung, murai batu aceh, jambi dan murai lainnya.

Yang menjadikan ciri khas dari murai sumatera tersebut adalah pola ekornya, dimana ekor bagian dalamnya memiliki warna putih, hingga pangkal lidinya tembus.

Jenis dari pola ekornya tersebut ada yang memiliki bentuk ekor sudut lekukan dan ada juga bentuk ekornya yang tidak beraturan, yang biasa di sebut dengan pola ekor W, U, V dan lainnya.

Lihat Juga : Cara Memanjangkan Ekor Murai Batu

  1. Mental dan Staminanya Bagus

Jika di latih dan di rawat dengan cara yang tepat, maka mental dari murai lampung tersebut dapat memiliki mental yang tangguh ketika bertarung.

Namun, kekurangan mental murai lampung ketika melihat murai lain lebih dominan, burung tersebut akan mudah drop, jadi perlu persiapan yang matang, seperti membiasakan burung latber, rawatan harian yang bagus dan lain sebagainya, agar ketika bertarung tidak mudah drop ketika melihat lawan yang lebih dominan.

Stamina murai batu lampung tergolong tangguh, dimana gayanya yang attraktif dan sering berkicau tanpa henti ketika sedang bertarung tidak mudah kelelahan, karena tidak memiliki beban di ekornya, berbeda halnya dengan jenis murai batu yang memiliki ekor yang panjang dan melengkung, dimana selain dari ekornya yang dapat menambah beban, biasanya gaya bertarungnya akan sering mencampuk-cambukan ekornya, sehingga cepat lelah.

Lihat Juga : Murai Batu Medan: Ciri-ciri, Suara, Harga Jenis Kelamin Jantan dan Betina

  1. Ukuran Badan dan Ekornya

Untuk membedakan secara keseluruhan murai batu lampung dan murai batu aceh dan medan memang cukup sulit.

Hal yang bisa kita lihat adalah pada ukuran tubuhnya sedikit lebih besar dan memiliki ekor yang pendek tapi lurus dari pangkal hingga ujung ekornya.

  1. Gaya Bertarung

Gaya bertarung murai lampung hampir mirip dengan murai batu borneo, dimana murai batu lampung sering meng-angguk-anggukan kepalanya, mirip seperti orang yang sedang mencangkul.

Hanya yang membedakan gaya bertarung murai lampung adalah, tidak mengembangkan bulu dadanya, sedangkan murai batu borneo sering mengembangkan bulu bagian dadanya ketika bertarung.

  1. Kekurangan Murai Batu Lampung

Suara murai batu lampung memang memang menjadi salah satu kelemahannya, namun hal tersebut bisa di atasi dengan melakukan pemasteran dan perawatan yang tepat, dan bisa bersaing dengan jenis murai batu lainnya dari sisi suara ketika murai lampung sudah di latih dengan cara yang tepat.

Lihat Juga : Murai Batu Aceh: Ciri, Habitat, Suara, Harga, Kelebihan dan Pola Ekornya

Mental murai batu memang bagus, akan tetapi ketika murai batu lampung sedang bertarung dengan murai batu lainnya yang lebih dominan, maka murai lampung akan langsung down.

Untuk itu, sebelum melombakan murai batu lampung, mempersiapkan mentalnya agar benar-benar matang perlu untuk di lakukan, agar ketika menemukan lawan bermental lebih dominan, tidak mudah down.

Jenis Murai Batu Lampung

Murai batu lampung sebenarnya hanya ada satu jenis saja, hal yang membedakan murai batu super dan murai batu lampung semi adalah sebutannya saja.

Dimana, murai batu lampung semi bukan berasal dari lampung ( sumatera ) , tapi jenis murai batu yang berasal dari kalimantan, tepatnya di palangka.

Murai batu lampung semi atau murai palangka, kurang disukai oleh pecinta murai batu, dan sehingga banyak penjual nakal yang menamakan murai batu palangka dengan nama murai batu lampung semi untuk menarik parhatian calon konsumen untuk membelinya.

Lihat Juga : Murai Batu Borneo: Ciri, Jenis, Cara Memilih dan Tips Perawatannya

Ciri-ciri Murai Batu Lampung Semi

Penampilan murai batu palangka identik dengan murai batu lampung, itu sebabnya banyak orang yang memanfaatkan hal tersebut.

Untuk ciri-ciri gaya bertarung murai batu palangka adalah, dimana ketika berkicau sendiri, murai palangka tidak akan mengembangkan bulu dadanya, dan ketika di trek dengan murai batu lainnya, murai batu palangka memiliki gaya yang  sering mengembangkan bulu perut dan sedikit bulu bagian dadanya ( semi gembul ) .

Dan untuk ciri fisik murai batu palangka, diataranya :

  • 15 – 18 cm untuk panjang ekornya
  • Ukuran tubuhnya sedang dan agak memanjang
  • Bulu pada bagian dadanya coklat tua dan coklat muda
  • Warna kaki murai batu lampung semi bewarna putih kekuningan, coklat kehitaman, seperti warna tanduk, warna hitam pekat dan coklat yang kemerahan

Suara Murai Batu Lampung 

Suara Murai Batu Lampung di Alam Liar | Download

Suara Murai Batu Lampung Gacor | Download

Suara Pancingan Murai Batu Lampung | Download

Suara Tembakan Murai Batu Lampung | Download

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *