gambar pleci lombok

Pleci Lombok: Ciri, Kelebihan, Suara, Perawatan, dll

Posted on

Pleci lombok /pleci kuning lombok/Kecial Lombok yang memiliki nama latin Zosterops chloris maxi atau pleci lombok ini cukup digemari dari kalangan kicaumania tanah air.

Burung yang berasal dari  Lombok ( Nusa Tenggara Barat ) dan Bali ( Nusa Penida )  ini sering di jumpai di 2 pulau yang berdekatan tersebut.

Ciri-ciri Pleci Lombok Jantan dan Betina

Mengetahui perbedaan pleci lombok jantan dan betina ini tergolong sulit, kenapa ? karena burung ini merupakan jenis monomorfik, sehingga jantan dan betina sangat mirip sekali ciri fisiknya.

Akan tetapi, kalian bisa melihat perbedaannya seperti :

  • Suara kicauan jantan, suaranya bergetar, kicauannya rapat dan suara panggilannya double
  • Ekor jantan bentuknya mirip seperti membetuk hurup “ V “
  • Bulu bagian dahi jantan pleci lombok bewarna kuning yang lebih terang

Perawatan Pleci Lombok

Pleci lombok ini menurut beberapa kicaumania agar burung yang bewarna kuning dan abu-abu ini tergolong harus lebih sabar dan waktu hingga membuatnya jadi gacor.

Sehingga untuk merawat pleci kecial lombok ini perlu konsistensi dalam perawatan dan asupan gizi yang cukup.

Makanan Pleci Lombok

Semua jenis pleci memiliki makanan kesukaan yang sama, hanya saja ukuran tubuh pleci kuning lombok ini memiliki ukuran tubuh lebih besar dari pleci lainnya, sehingga untuk asupakan pakannya jangan di samakan jumlahnya, karena secara ukuran tubuhnyapun berbeda.

Karena faktor makanan ini sangat berpengaruh pada kualitas suara pleci lombok ini, untuk itu selain saya akan memberikan daftar makanan pleci lombok, kicaumania.net juga akan memberikan settingan pakan pleci lombok ini agar menjadi rajin berkicau.

Makanan standar yang bisa di berikan untuk pleci diantaranya :

  • Voer
  • Pisang
  • Tomat
  • Jeruk
  • Pepaya
  • Pir
  • Apel
  • Tomat
  • Mentimun
  • Sawi
  • Oyong/gambas
  • Wortel
  • Kacang-kacangan
  • Kroto
  • Ulat hongkong
  • Jangkrik

Bagi yang belum mengetahui takaran pakan dari sekian banyak yang di sebutkan diatas tentunya cukup sulit untuk mengetahui takaran tersebut. Dan berikut adalah settingan pakan pleci lombok tersebut yang bisa di terapkan dalam perawatan pleci lombok ini.

  1. Air Gula Merah

Air gula merah yang di berikan pada pleci ini memang memiliki manfaat, dimana gula merah aren ini memiliki manfaat untuk stamina burung, fungsi sel menjadi optimal dan membantu melancarkan metabolisme tubuh.

Karena , air gula ini memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin B12, Vitamin B3, Vitamin B6, Asam Nikotin, Vitamin B2, Vitamin B1.

Cara membuat air gula merah ini cukup mudah, tinggal siapkan 2 gelas air putih dan satu potong gula merah, lalu didihkan hingga air gulanya menyatu.

Di usahakan, jangan terlalu kental, karena burung pleci akan sulit dalam mengkonsumsinya.

  1. Pakan Harian Pleci Lombok

Berikan voer untuk pakan harian pleci dengan kroto secukupnya yang di berikan pada pagi hari, ulat hongkong putih 2 – 3 ekor dan berikan buah-buahan, bisa buah pisang, pepaya atau lainnya secukupnya saja.

Jika tidak ada pakan ulat hongkong putih, bisa mebberikan jangkrik atau serangga lainnya, tapi yang penting pakan dari buah, pakan hewani tercukupi setiap harinya.

Memaster Pleci Lombok

Untuk membantu meningkatkan kualitas kicauan pleci lombok tentunya harus memaster, paling tidak 1,5 – 2 jam setiap harinya.

Agar bervariasi, maka anda bisa memaster pleci lombok dengan suara yang berbeda yang tidak dimiliki pleci lombok agar ketika di master dengan variasi suara kicauan lainnya, pleci lombok peliharaan anda menjadi bervariasi lagu-lagunya.

Jika di rawat dengan cara yang rutin dan pemasteran yang tepat, lambat laun burung akan memiliki perubahan yang bagus sehingga volume suara kicauannya lebih kencang, lebih bervariasi kicauannya, mentalnya menjadi lebih baik.

Suara Pleci Lombok

Suara Pleci Lombok untuk Pancingan | Download

Suara Pleci Lombok | Download

Itulah Beberapa informasi seputar pleci lombok/kecial lombok dengan mengetahui perbedaan jantan dan betina, suara kicauan, ciri-ciri, habitat, perawatan dan lain sebagainya.

Baca Artikel Lainnya dari Kicaumania.net di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *