murai batu blorok

Ciri-ciri Murai Batu Blorok dengan Kelebihan dan Mencetaknya

Posted on

Murai Batu Blorok – Salah satu yang menjadi perbincangan dari kalangan pecinta murai batu adalah murai batu blorok.

Dimana warna bulu murai blorok ini tidak biasa, dimana biasanya warna murai batu memiliki warna bulu hitam pada bagian atas tubuhnya, seperti dari kepala hingga ekornya, warna orange pada bagian dada hingga kloaka dan warna putih pada bulu ekor bawahnya.

Berbeda halnya dengan murai blorok ini, meskipun memiliki warna hitam di bagian atas tubuhnya dan warna orange pada bagian dadanya, namun memiliki warna putih yang tidak beraturan pada bagian tubuh atas dan bawahnya.

Ada beberapa hal yang menjadi alasan yang menarik perhatian dari murai batu blorok, seperti memiliki keunikanan tersendiri dan kelangkaan.

Dan untuk beberapa orang, tidak menyukai dengan murai batu blorok ini, karena memiliki warna bulu yang tidak beraturan, karena kesannya tidak rapih dan kurang enak di pandang.

Penyebab Harga Murai Batu Blorok Mahal

Kelangkaan dan keunikan yang menjadikan murai blorok ini memiliki harga yang tinggi, namun dari sisi kualitas lainnya, seperti suara kicauan menurut Kicaumania.net sama, itu tergantung perawatan dan keturunannya.

Asal Usul Murai Batu Blorok

Sebenarnya untuk asal-usul murai blorok ini masih misterius, belum ada penjelasan pasti tentang penyebab murai batu memiliki warna blorok.

Lihat Juga : 24 Suara Murai Batu MP3 Untuk Masteran dan Pancingan ( TERLENGKAP )

Namun, di samping ketidak pastian tersebut, ada beberapa kemungkinan penyebab murai batu memiliki warna blorok seperi itu, seperti :

  • Faktor Hormonal /Genetik
  • Mutasi Permanen
  • Asupan pakan
  • Cuaca

  1. Depigmentasi

Depigmentasi merupakan adanya gangguan hormonal pada burung murai batu, dimana ganggunan tersebut bisa menghambat proses moulting atau mabung.

Terhambatnya proses moulting tersebut, sehingga proses mabung murai batu tidak lancar sehingga membutuhkan waktu mabung lebih lama dari yang seharunya.

Untuk persoalan burung murai yang memiliki warna blorok , pigmen yang terganggu adalah melanin, dan melanin itu sendiri merupaan hal di butuhkan burung untuk pewarnaan alami tubuhnya, dan ketika melanin tersebut, yang tadinya bulu burung tumbuh dengan warna tertentu di bagian tubuh tertentu, malah menjadi blorok.

  1. Mutasi

Salah satu penyebab burung murai memiliki warna blorok ini bisa terjadi secara alami, dimana peoses mutasi ini bisa di sebabkan oleh faktor lingkungan.

Faktor lingkungan menjadi faktor umum perubahan mutasi tersebut dan bisa juga karena ada perubahan susunan DNA di dalam GEN.

Burung murai yang sudah mengalami perubahan mutasi ini, ketika di budidayakan dengan murai batu yang sudah mutasi atau murai batu biasa, maka kemungkinan keturunannya memiliki warna bulu blorok.

  1. Gizi Buruk

Penyebab Burung murai berbulu blorok juga bisa di sebabkan oleh asupan Gizi burung, Malnutrisi, tepatnya defisiensi atau kurang mineral pada burung.

Hal umum terjadi pada murai ketika saat mabung/multing, dimana kebutuhan gizi tidak tercukupi terutama mineral, sehingga malnutrisi ini bisa membuat muncul garis-garis pada bagian pigmentasi gelap, sehingga menyembabkan perubahan warna bulu.

Selain itu, kurangnya Gizi juga  terutama kekurangan vitamin B complex, bisa membuat murai batu yang awalnya agresif akan berubah menjadi terlihat lesu, lemas dan nafsu makan berkurang, karena Asupan Vitamin B comlex ini bagus untuk pencernaan dan menjaga fungsi saraf burung.

  1. Kawin Silang

Untuk kamu yang ingin mencetak murai batu blorok, maka bisa menyiapkan indukan blorok dan kawinkan dengan murai blorok juga atau juga mengawinkannya dengan spesies yang berbeda.

  1. Terkena Penyakit

Salah satu penyakit bisa menyerang pada perubahan warna bulu burung, namun penyakit ini lebih sering menyerang burung paruh bengkok.

Dimana, ketika burung terkena penyakit ini, maka yang tadinya warna burung abu-abu menjadi warna kuning dan lain sebagainya.Penyakit tersebut merupakan penyakit liver berat.

Nah, dengan adanya penyakit tersebut, tentunya bisa menyerang murai batu, sehingga membuat murai batu terlahir dengan warna bulu blorok.

Sebanarnya, masih banyak kemungkinan dengan beberapa hal yang telah kami sampaikan di atas, sehingga memang, cukup sulit untuk menemukan alasan yang pasti murai batu blorok memiliki warna bulu seperti itu.

Itulah tips yang bisa kicaumania.net bagikan untuk rekan-rekan pecinta burung untuk di ketahui seputar ciri-ciri,cara mencetak, penyebab murai blorok dan informasi lainnya yang bisa kami bagikan.

Video Murai Batu Blorok

Semoga Bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *