cara merawat burung kutilang lolohan

Cara Merawat dan Meloloh Burung Kutilang Anakan

Posted on

Untuk merawat burung yang masih anakan, tentunya lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan merawat burung kutilang yang sudah dewasa.

Karena, burung kutilang anakan, hanya di rawat agar tumbuh kembang burung bisa maksimal, seperti rutin memberikan makanan.

Ya, burung dewasa memiliki perawatan yang lebih banyak, seperti memandikan , menjemur, memaster dan lain sebagainya agar burung rajin untuk bunyi.

Namun, untuk burung kutilang yang masih anakan dan terlebih masih di bantu loloh, maka kebutuhnya hanya sebatas meloloh dan peerawatan yang baik.

Cara Meloloh Anakan Burung Kutilang

Untuk memberikan makanan pada burung kutilang yang masih anakan, ada beberapa hal yang harus di persiapkan, seperti :

Baca Juga : Perbedaan Burung Kutilang Jantan dan Betina Dewasa dan Anakan

  • Voer ayam yang halus
  • Sedot kecil atau lidi ( alat untuk bantu loloh burung kutilang )
  • Cepuk atau wadah pakan dan minuman ( untuk wadah adonan voer )

Selain persiapan bahan yang telah saya sampaikan di atas, ada beberap hal lainnya yang harus di perhatikan, seperti makanan apa yang harus diberikan pada burung kutilang anakan, seperti :

  • Pisang
  • Kroto
  • Jangkrik
  • Ulat

Untuk pertama-tama bisa memberikan voer yang sudah di campur air dengan encer ketika kutilang di berikan makanan, dan jika sudah terbiasa dan burung sudah dewasa, maka kekentalan voer yang dicampur air di tingkatkan lebih padat.

Selain itu, jika ingin menambahkan voer dengan pakan lainnya seperti kroto, ulat dan jangkrik , maka bisa mencampurkannya dengan cara mengaduknya.

Namun, jika ingin menambahkan jangkrik pada voer yang akan diberikan pada burung kutilang, maka bagian kaki dan kepalanya di buang, dan berikan hanya bagian dagingnya saja.

Baca Juga : Ciri Burung Kutilang Emas

Catatan :

Untuk memberikan voer pada burung kutilang yang masih lolohan sebaiknya buat secukupnya saja, karena jika tersisa voer yang sudah tercampur air maka voer tersebut akan mudah basi.

Ciri-ciri voer yang sudah basi ada dimana voer tersebut berbau menyengat, terasa asam dan kecut ketika di cium.

Setiap 1 – 1,5 jam sekali burung kutilang anakan, diberikan makanan, seperti yang telah di sampaikan di atas, entah itu memberikan voer saja, atau bisa mencampurnya dengan jenis pakan lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *