Cara Mengatasi Burung Terkena Snot Agar Sembuh kembali

Bagi pemilik burung tentunya ingin sekali memiliki kualitas kesehatan yang baik bagi burung itu sendiri yang di barengi dengan kicauan khas yang bisa dikeluarkan oleh burung itu sendiri. 

Namun, terkadang beberapa masalah yang timbul menjadi salah satu hal yang membuat pemilik burung resah karenanya, karena penyakit yang timbul bisa membuat kualitas dari burung itu sendiri menjadi berkurang dan di khawatirkan burung tersebut menjadi mati karenanya, termasuk penyakit snot yang mungkin akan menyerang pada burung peliharaan anda.

Penyakit snot bisa menyerang pada unggas, seperti ayam dan juga burung. Banyak orang menyangka, penyakit tersebut merupakan jenis penyakit mata, padahal snot itu sendiri merupakan penyakit di saluran pernafasan.

Penyebab Burung Terkena Snot

Ciri-ciri burung yang terkena snot adalah dengan munculnya cairan di sekitar mata, infeksi di selaput mata dan terjadi pembengkakan di sekitar mata.

Jika hal tesebut sudah terjadi pada burung peiharaan anda, maka yang harus dilakukan adaah dengan menjaga kebersihan kandang dan juga mengobatinya agar sembuh kembali.

Agar penyakit snot tersebut tidak semakin memperparah kesehatan burung, maka kandang atau dari burung itu sendiri harus di bersihkan dari berbagai macam hama yang mungkin menempel pada kandang dan bulunya menggunakan desinfektan khusus untuk burung yang bisa di beli di kios burung atau membelinya secara online.

Cara Mengatasi Burung Terkena Snot

Jika burung terkenda snot, maka sebaiknya jangan di biarkan begitu saja, karena bisa membuat burung menjadi parah penyakitnya tersebut dan di khawatirkan membuat burung menjadi mati karenanya.

Untuk mengatasi burung yang tekena snot, maka bisa dengan menggunakan obat-obatan dan juga bisa dengan menggunakan ramuan tradisional, namun, sebelumnya sebaiknya perhatikan terlebih dahulu beberapa hal yang di perlukan, agar ketika sedang melakukan pengobatan berangsung.

  • Jauhkan burung yang sudah terkena snot dengan burung lainnya, karantina di tempat hangat, seperti di kardus atau kandang yang hangat, sampai kesehatan burung benar-benar pulih kembali.
  • Bersihkan muka burung yang terkena snot dengan menggunakan air hangat setip pagi menggunakan lap yang lembut agar tidak membuat burung tidak sakit ketika mengelap cairan yang ada di matanya, sehingga cairan tersebut tidak kering dan menjadi rapat

Herbal Alami Untuk Mengatasi Snot

Jika temen-temen lebih mengobati snot pada burung, maka bisa dengan menggunakan kembang talang. Kembang talang itu sendiri bisa di temukan di pekarangan rumah sebagai hiasan atau juga di temukan di hutan.

  1. Kembang talang

gambar-kembang-talang-biru

Kembang talang memiliki manfaat yang dapat mengobati snot pada burung karena memiiki kandungan  ca-oksalat, dan delphimidin, sulfur, fenol,saponin, alkaloid, flavonoid, sebagai bahan alami untuk mengatasi snot itu sendiri.

Cara menggunakan kembang talang ini cukup mudah, cukup di rendam beberapa jam, sehingga warnanya berubah menjadi warna biru. Setelah itu, air rendaman itu teteskan pada mata dan juga area mata burung yang terkena snot.

  1. Bunga Kitolod

gambar-bunga-kitolod

Daun kitolod bisa digunakan sebagai herbal alami untuk mengatasi permasalahan kesehatan burung khusus penyakit snot, dan kandungan yang terdapat dari daun ini antara lain, sampon,politerol,flavonoid dan alkaloid .

Dari beberapa kandungan dan manfaat dari daun ini, banyak dijadikan produk untuk mengatasi Snot pada burung. Akan tetapi jika ingin menggunakan daun ini, maka bisa dengan cara melakukan penyulingan pada daun kitolod.

Selain itu, masalah yang di dapatkan dengan menggunakan daun ini antara lain :

  • Infeksi mata
  • Katarak
  • Mata berair dan bengkak
  • Patek atau kerap
  • Cacar
  1. Obat untuk Snot

Jika kalian tidak ingin ribet untuk mengguunakan bahan alami yang telah di sampaikan di atas, maka temen-temen bisa dengan menggunakan obat-obatan khusus untuk penyakit snot yang bisa di beli secara online atau membelinya di kios burung.

Obat-obatan khusus snot berbagai macam jenis, entah itu bentuk cairan, salep/cream dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan.

Leave a Comment